Rabu, 08 April 2020

Praktikum I ( Implementasi LAN )


MEMBUAT KABEL UTP STRAIGHT

Untuk menghubungkan sebuah jaringan komputer menggunakan kabel, terdapat dua jenis kabel yang sering digunakan yaitu kabel straight-through dan kabel crossover. Perbedaan dari keduanya adalah susunan kabel yang berbeda. Sedangkan untuk fungsinya adalah jika kabel cross digunakan untuk menghubungkan dua perangkat yang sama. Misalnya saja PC dengan PC, HUB dengan HUB, Router dengan Router, dan lain sebagainya. Sedangkan untuk fungsi kabel Stright yaitu untuk menghubungkan dua perangkat yang berbeda, misalnya saja PC dengan HUB, HUB dengan Switch, dan lain sebagainya.Jadi pada postingan kali ini saya akan memberikan sebuah tutorial bagaimana cara membuat kabel UTP  tipe Straight.



Alat dan Bahan :
·         Tang Crimping
 adalah alat untuk memotong kabel UTP dan untuk menjepit ujung konektor.


·         LAN Tester
adalah alat untuk menguji hasil crimpingan kabel kita, kalau krimpingan kita salah maka lampu di Lan Tester ini tidak akan menyala dan kalau hasil crimpingan kita sudah benar maka lampu di Lan Tester akan menyala dengan otomatis.



·         Kabel UTP
digunakan untuk saling menghubungkan jaringan internet dan di dalam kabel UTP ini terdapat 8 helai kabel kecil yang berwarna-warni.



·         Konektor RJ-45
adalah alat yang kita pasang pada ujung kabel UTP tujuaNnya agar kabel dapat kita pasang pada port LAN.



Cara Membuat Kabel UTP Straight
Prosedur Praktikum :
1.    Kupas terlebih dahulu ujung kabel  UTP sesuai kebutuhan menggunakan alat pengupas kabel Pada Tang Crimping sekitar kurang lebih 2 cm sampai kabel yg terdapat di dalam nya terlihat.


 

2.      Kemudian pisahkan kabel-kabel tersebut dan luruskan. Kemudian susun dan rapikan berdasarkan warnanya karena kita membuat kabel UTP Straight maka warnanya yaitu Orange Putih, Orange, Hijau Putih, Biru, Biru Putih, Hijau, Coklat Putih, dan Coklat. Setelah itu potong bagian ujungnya sehingga rata satu sama lain.



 

3.    Setelah kabel tersusun, ambil Konektor RJ-45. Pin 1 dari Konektor RJ-45 adalah pin yang berada paling kiri jika posisi pin menghadap Anda. Kemudian masukkan kabel-kabel tersebut ke dalam Jack RJ-45 sesuai dengan urutan tadi yaitu sebagai berikut:
  • Orange Putih pada Pin 1
  • Orange pada Pin 2
  • Hijau Putih pada Pin 3
  • Biru pada Pin 4
  • Biru Putih pada Pin 5
  • Hijau pada Pin 6
  • Coklat Putih pada Pin 7
  • Coklat pada Pin 8.
Masukkan kabel tersebut hingga bagian ujungnya mentok di dalam Konektor.




 

4.    Selanjutnya masukan Konektor RJ-45 yang sudah terpasang dengan kabel tadi ke dalam mulut tang Crimping yang sesuai sampai bagian pin Konektor RJ-45 berada didalam mulut tang. Usahakan kabel masuk juga ke dalam konektor agar tidak mudah putus.Sekarang jepit jack tadi dengan tang crimping hingga seluruh pin menancap pada kabel. Biasanya jika pin jack sudah menancap akan mengeluarkan suara “klik”.
 

5.   Kemudian ulangi langkah 1 sampai 4 untuk membuat ujung kabel satunya, karena   kabel UTP memerlukan 2 buah ujung yang sudah di crimping agar apat berfungsi.

6.    Kalau sudah kemudian kita test menggunakan LAN tester. Masukkan ujung ujung kabel ke alatnya (Port RJ-45) kemudian nyalakan, kalau lampu led yang pada LAN tester menyala semua, dari nomor 1 sampai 8 berarti Anda telah sukses. Karena ini kabel Stright maka urutan lampu   akan sama yakni 1 ke 8 pada kedua bagian Tester. Jika merakit kabel UTP tipe Cross maka pola menyalanya lampu akan sedikit berbeda. Kalau ada salah satu yang tidak menyala berarti kemungkinan pada pin nomor tersebut ada masalah. Cara paling mudah yaitu Anda tekan (press) lagi menggunakan tang. Kemungkinan pinnya belum tembus. Kalau sudah Anda tekan tetapi masih tidak nyambung, maka coba periksa kabelnya apakah ada yang belum sampai mentok ke ujung konektor.Jika masih ada kabel yang belum nyala di LAN Tester maka harus mengulang membuat kabel tersebut.



 
7.   Setelah sukses melalui tahap Pengetesan dengan LAN tester maka kabel UTP   tipe Straight siap digunakan.


                  Diagnosa dan TroubleShooting Masalah yang terjadi:

A.  Pemasangan ujung kabel yang terbalik,solusinya perhatikan terlebih dahulu posisi konektor RJ-45 nya apakah sudah benar.
B.     Crimpingan kabel kurang kuat jadi lama kelamaan kabel akan terlepas,solusinya pastikan saat criming berbunyi klik dan pastikan konektor tersebut terkunci dengan benar.
C.     Konektor RJ-45 tidak berfungsi/rusak,solusinya periksa Tembaga konektor apakah ada yang hilang dan sebelumnya pastikan konektor tersebut bisa digunakan atau tidak rusak.
D.    Kabel terputus,solusinya pada saat memasukan kabel ke dalam konektor RJ-45 usahakan kabel ikut masuk ke dalam konektornya.
E.   Saat kabel di masukan ke dalam  konektor masih ada kabel yang kepanjangan atau kependekan, solusinya adalah dengan meratakan semua ujung kabel memakai tang pemotong bisa juga dengan tang krimping.
F.    saat melakukan testing terdapat kabel yang tidak menyala, biasanya lampu pada LAN tester akan menyala dengan normal, namun adapula yang tidak, solusinya adalah cek tiap ujung kabel, pada ujung kabel manakah yang terjadi kecacatan krimping, dan coba krimping ulang pada ujung tersebut.

Kesimpulan pengerjaan:

A.    Pada saat melaksanakan praktikum, sebaiknya praktikan lebih teliti dalam memilih alat yang akan digunakan sehingga tidak terjadi masalah saat melaksanakan percobaan, kemudian konsentrasi dari praktikan juga harus di tingkatkan terutama ketika memasukan kabel ke dalam konektor, karena bisa saja uutan kabel nya berubah, ujung kabel yang tidak sama rata, hingga kabel tidak masuk dengan benar, sehingga tidak membuang buang konektor ketika salah dalam pengerimpingan.

B.     yang harus diperhatikan saat mengerimping kabel utp straight yaitu pada saat menyusun urutan warna kabel.Kedua ujung kabel memiliki urutan warna kabel yang sama yakni putih orange,orange,putih hijau,biru,putih biru, hijau,putih coklat, coklat. Apabila kedua ujung kabel disusun dengan benar dan di crimping dengan baik, maka lampu indikator pada LAN tester akan menyala secara berurutan atau sesuai angka.

C.     Kabel Stright digunakan untuk menghubungkan dua buah device yang berbeda, walaupun pada dewasa ini dengan berkembangnya teknologi pengkabelan, membuat baik straight maupun cross memiliki fungsi yang sama.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar