pada postingan kali ini saya akan menjelaskan cara mengonfigurasi DNS DHCP serta IP Address pada Mikrotik Routerboard menggunakan software Winbox agar konfigurasi dapat dilakukan dengan tampilan GUI (Graphic User Interface).Oke langsung saja
Prosedur Praktikum :
1. Langkah pertama adalah, koneksikan port 2 ke modem mikrotik, dan port 3 ke pc Anda. Jalankan winboxnya, kemudian buka tab Neighbors.
Buka aplikasi winbox, kemudian isi kolom di winbox seperti ini:
- Connect To = MAC address
- Login = admin
- Password = Silahkan di kosongkan
- Kemudian Klik “Connect”
pada gambar diatas, adalah interface GUI dari mikrotik. Pada sidebar sebelah kiri. Itu adalah list fungsi dari mikrotik mulai dari Wizzard Konfig (quick set) hingga manual dari penggunaan mikrotik.
2. Setelah Anda masuk ke gui nya mikrotik, pertama-tama kita akan mulai dengan merubah nama interface, agar tidak menyulitkan Anda untuk mencari port mana untuk mana.
- Klik tombol Interface maka akan muncul jendela baru, yaitu list interface.
- Double klik pada salah satu interface untuk merubah nama interface tersebut. Kita beri nama “Ethernet 2” (WAN) ini adalah link ke ISP/Modem
- Kemudian pada “Ethernet 3” (LAN)
3. Selanjutnya memberi IP pada setiap Ethernet, pertama kita beri IP pada interfaces internet (IP yang diberikan oleh ISP), berikut caranya:
- Klik IP > address > “+“
- Address : 192.168.22.2/30
- Network : (Di kosongkan)
- Interface : ether2
- Kemudian klik “OK”
4. Kemudian langkah selanjutnya adalah memberikan IP pada interfaces LAN, isi kolom seperti ini:
- Address : 10.22.22.1/24
- Network : (Di kosongkan saja karena akan mengikuti subnet diatas)
- Interface : ether3
- Kemudian klik OK
Untuk mempermudah kita melihat konfigur yang telah di buat, berikan comment pada setiap IP Address. Jika sudah selesai maka Anda akan mendapatkan tampilan seperti berikut. (berikan nama address pada setiap interface dengan cara: “klik kanan” > “comment” > “Klik Ok”
5. Langkah selanjutnya membuat route dengan gateway yang diberikan oleh provider ISP, berikut caranya:
- “Klik IP” > “ROUTES” > “+”
- Dst-address : 0.0.0.0/0
- Gateway : 192.168.22.1
- Klik OK
6. Pada gambar dibawah ini adalah jendela untuk melakukan input IP Address.
7. Setelah itu, kita akan setting DNS server. DNS ini biasanya sudah diberikan juga bersamaan dengan IP Public, jika Anda memiliki IP DNS ini, silahkan masukkan pada DNS tersebut. Jika tidak memiliki IP DNS tersebut, maka kita akan menggunakan IP DNS Google yaitu:
- 8.8.8.8
- 9.9.9.9
8. Untuk mengecek status koneksi internet. Buka New terminal kemudian cek dengan PING
GOOGLE.COM. Apabila status replay maka router sudah konek internet.
9. Untuk langkah selanjutnya adalah membuat NAT=MASQUERADE yang digunakan agar IP
LOCAL atau area local dapat terhubung internet. Cara seperti dibawah ini:
- Klik IP > FIREWALL > NAT > +
- Tab general.
- Chain= srcnat
- Out-interface= ether2(etherwan)
- Tab action.
- Action=Masquerade
- Kemudian klik OK
Jika sudah Selesai Maka anda akan mendapatkan tampilan seperti berikut:
10. Pilih menu IP > DHCP Server kemudian klik tombol DHCP Setup. Ikuti wizzard yang diberikan oleh mikrotik. Kemudian pada IP range, masukkan ip yang boleh digunakan dalam range berapa ke berapa. Jika sobat akan memberikan ip static pada beberapa client maka mulailah dari ip 192.168.100.100 – 192.168.100.254 ini berarti ip 192.168.100.2 – 192.168.100.99 dapat kalian gunakan untuk keperluan lain, misalkan ip printer, ip access point,dll.
pada gambar diatas adalah range ip yang akan diberikan ke client, pada konfigurasi tersebut akan ditemukan berapa lama dhcp tersebut diberikan sebelum dilepas kembali. Kalian boleh memberikan waktu 1 jam, 8 jam atau beberapa hari.
11. Kemudian setting IP pada leptop anda masuk ke menu network and sharing center
- Klik Local area connection – properties – network protocol version 4
- IP address: 10.22.22.2
- Subnet mask: 255.255.255.0
- Default gateway: 10.22.22.1
- preferred DNS Server : 8.8.8.8
- alternate DNS Server : 9.9.9.9
- Kemudian klik OK
12. Coba ping google di cmd seperti gambar berikut:
Troubleshooting dan penyelesaian
-
Terjadi kesalahan pada saat melakukan pengujian, dimana setelah selesai
DHCP Server di bikin, pada client tidak bisa langsung menerima IP DHCP
Client. Penyelesaian adalah dengan mendisable atau menonaktifkan dan
mengaktifkan kembali driver ethernet dari PC Client maka Client langsung
mendapatkan IP secara DHCP.
-
Terjadi kegagalan pada sisi client, dimana client tidak bisa mengakses
internet padahal sudah mendapatkan IP DHCP dari Mikrotik, Penyelesaian
adalah dengan mengaktifkan fitur Firewall dengan actions Masquerade,
maka Client akan dapat mengakses Internet dengan perantara Routerboard
Mikrotik.
















Tidak ada komentar:
Posting Komentar